Lexus ES Generasi Baru Hadir sebagai Sedan Listrik Pertama – Hybrid & BEV Bersama di GIIAS 2026!

Otomotif
Siska AmeliaSiska Amelia
Siska Amelia
Siska Amelia
Rider & Reviewer

Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

Lexus ES Generasi Baru Hadir sebagai Sedan Listrik Pertama – Hybrid & BEV Bersama di GIIAS 2026!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Lexus ES generasi baru diluncurkan di GIIAS 2026 dengan pilihan hybrid (HEV) dan full electric (BEV).
  • Varian ES 350h menggunakan mesin 2.5L + motor listrik 150 kW, menghasilkan 139 kW dan torsi 237 Nm.
  • Varian ES 350e BEV dilengkapi baterai 77 kWh, motor 167 kW, akselerasi 0‑100 km/jam dalam 8 detik.

Pada pameran GIIAS 2026, Lexus memperkenalkan generasi terbaru Lexus ES yang untuk pertama kalinya hadir dalam dua pilihan powertrain: hybrid electric (HEV) dan battery electric vehicle (BEV). Pengumuman disampaikan oleh Wakil Presiden Toyota Astra Motor, Toyota Astra Motor Jap Ernando Demily, yang menegaskan kehadiran sedan BEV pertama dalam line‑up Lexus.

Lexus ES 350h menggabungkan mesin empat silinder 2.500 cc yang menghasilkan 139 kW pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 237 Nm pada 3.600‑5.000 rpm, dipadukan dengan motor listrik 150 kW yang memberikan torsi maksimal 270 Nm dan kecepatan puncak 195 km/jam. Kombinasi ini menjanjikan responsivitas yang tajam sambil tetap menjaga konsumsi bahan bakar yang efisien.

Sedangkan varian listrik, Lexus ES 350e, menggunakan baterai lithium 77 kWh yang menggerakkan motor listrik 167 kW dengan torsi maksimal 268,6 Nm. Mobil ini mampu mencapai kecepatan maksimal 160 km/jam dan mencatat akselerasi 0‑100 km/jam dalam 8 detik, menawarkan pengalaman mengemudi yang tenang namun responsif.

Selain ES, Lexus juga menampilkan RZ 600e F SPORT Performance, SUV listrik yang dilengkapi teknologi Steer‑by‑Wire dan Interactive Manual Drive, menciptakan sensasi pergantian gigi yang khas pada mobil konvensional.

Menurut Ima Nurbani Rahmah, General Manager Lexus Indonesia, evolusi luxury tidak hanya terlihat dari produk, tetapi juga dari teknologi, layanan, dan pengalaman yang semakin personal, sesuai gaya hidup pelanggan.

Analisis Pakar

Sebagai seorang yang telah mengamati perkembangan sedan premium selama lebih dari satu dekade, saya melihat bahwaLexus ES generasi baru ini merupakan langkah strategis yang tepat untuk menjawab permintaan pasar yang semakin mengarah ke elektromobilitas tanpa mengorbankan identitas mewah yang telah menjadi ciri khas merek. Dengan menawarkan baik hybrid maupun full electric dalam satu platform, Lexus memberikan fleksibilitas kepada konsumen yang masih ragu terhadap infrastruktur pengisian, sekaligus menyiapkan fondasi untuk transisi penuh ke BEV di masa depan.

Dari segi teknis, kombinasi mesin 2.5L Atkinson cycle dengan motor listrik 150 kW pada ES 350h menghasilkan daya yang cukup kompetitif dalam kelas sedan premium hybrid. Namun, angka daya 139 kW (sekitar 186 hp) dari mesin bensin saja terasa agak modest jika dibandingkan dengan kompetitor seperti BMW 530e atau Mercedes‑E 300de yang menawarkan daya sistem lebih tinggi. Keunggulan terletak pada torsi motor listrik yang langsung tersedia, memberikan respons pedal gas yang lebih linier dan mengurangi turbo lag yang sering terjadi pada mesin konvensional.

Dalam versi BEV, ES 350e dengan baterai 77 kWh memberikan estimasi jarak yang masih belum dijelaskan secara spesifik dalam rilis, tetapi jika kita mengasumsikan efisiensi sekitar 6 km/kWh (nilai umum untuk sedan listrik premium), maka range teoritis berada di kisaran 460 km, yang cukup kompetitif untuk penggunaan harian dan perjalanan jauh. Akselerasi 0‑100 km/jam dalam 8 detik menunjukkan bahwa Lexus lebih mengutamakan kenyamanan dan kelancaran daripada performa sport yang agresif, sesuai dengan filosofi brand yang menekankan kehalusan dan refinemen.

Penambahan RZ 600e F SPORT Performance dengan Steer‑by‑Wire menunjukkan bahwa Lexus tidak hanya mengandalkan daya listrik, tetapi juga berinovasi dalam sistem kontrol kendaraan. Teknologi ini mengeliminasi kolom mekanik, menggantinya dengan sinyal elektronik yang dapat di‑tuning untuk memberikan karakteristik pengendalian yang dapat disesuaikan, sehingga pengemudi dapat merasakan sensasi pergantian gigi yang khas tanpa adanya transmisi fisik. Ini adalah langkah berani yang mungkin akan menjadi pionir dalam segmen SUV listrik premium, meski masih perlu bukti dunia nyata mengenai keandalan dan rasa responsif dalam kondisi berbagai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa jarak tempuh estimasi Lexus ES 350e?
    A: Meskipun belum resmi diklaim, berdasarkan kapasitas baterai 77 kWh dan efisiensi sekitar 6 km/kWh, estimasi range berada di kisaran 460 km.
  • Q: Apakah Lexus ES 350h masih menggunakan transmisi konvensional?
    A: Ya, sistem hybrid menggunakan transmisi elektronik continuously variable (e‑CVT) yang terintegrasi dengan motor listrik untuk mengoptimalkan distribusi daya.
  • Q: Apa keunggulan utama Steer‑by‑Wire pada RZ 600e F SPORT Performance?
    A: Sistem ini menghubungkan roda langsung melalui elektronik, memberikan respons yang lebih cepat, pengurangan berat, dan kemampuan menyesuaikan karakteristik pengendalian sesuai mode yang dipilih.
Meow! Tanya Nesi!
😸