Jetour T2 i-DM: SUV Plug‑In Hybrid Tahan Rendaman 48 Jam, Tekanan 10 Ton, dan Bertenaga 224 PS!
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

Ringkasan Singkat
- Baterai LFP 18,4 kWh ber‑sertifikasi IP68 dapat direndam 1 m selama 48 jam dan menahan tekanan hingga 10 ton.
- Powertrain ACTECO 1.5 TGDI + dual‑motor menghasilkan 224 PS dan 390 Nm, dipadu 3‑speed hybrid transmission.
- Fitur ADAS Level‑2, radar BOSCH generasi‑5, dan kemampuan wading 700 mm menjadikan T2 i‑DM SUV petualang sejati.
Jetour menampilkan GaikindoIndonesiaAutoShow 2026 dengan CATL LFP pack ber‑IP68 yang diklaim dapat bertahan terendam air satu meter selama 48 jam. Baterai ini tidak hanya tahan air, tapi juga dirancang untuk menahan beban tekan hingga 10 ton, berkat rangka BOSCH Radar Generasi‑5 yang terintegrasi dengan kamera QHD+ generasi‑3.
Struktur monocoque menggunakan 80 % high‑strength steel, termasuk hot‑formed steel 1.500 MPa, menghasilkan kekakuan puntir 32.000 Nm/deg dan kemampuan menahan beban statis 300 kg. Sistem keamanan dilengkapi enam airbag, High Voltage Cut‑Off yang memutus aliran dalam 2 ms, serta 15 fitur ADAS Level‑2 yang memanfaatkan data radar hingga 210 m dan kamera hingga 150 m.
Powertrain mengusung Hybrid Dedicated Engine generasi kelima ACTECO 1.5 TGDI, menghasilkan 136 PS dan 220 Nm, dengan efisiensi termal 44,5 %. Kombinasi dengan dual electric motor dan 3‑speed dedicated hybrid transmission memberi total output 224 PS dan 390 Nm. Baterai 18,4 kWh + tangki 70 L memungkinkan jarak tempuh lebih dari 1.200 km dalam satu siklus bahan bakar‑listrik.
Pengisian cepat DC 30‑80 % dalam 27 menit, AC charging, portable charger, serta V2L 3,3 kW menjadikan T2 i‑DM fleksibel sebagai sumber listrik portabel. Atap dilengkapi Heavy‑Duty Luggage Rack (150 kg), wading radar untuk kedalaman genangan, dan ban 20‑inch Highway Terrain yang memungkinkan melintasi air hingga 700 mm.
Interior menampilkan layar sentuh 15,6‑inch Snapdragon 8155, digital cluster 10,25‑inch, audio Sony 12‑speaker, ambient lighting 64 warna, serta panoramic sky‑roof 64‑inch. Konektivitas lengkap dengan Wireless Apple CarPlay, Android Auto, dan 4‑zone voice control. Harga mulai Rp688 juta dengan garansi 6 tahun/ unlimited km untuk kendaraan & mesin, serta 8 tahun/160.000 km untuk power‑battery & drive system.
Analisis Pakar
Sebagai seorang reviewer yang telah menelusuri ratusan SUV, saya harus mengakui bahwa Jetour T2 i‑DM membawa pendekatan yang cukup radikal dalam segmen plug‑in hybrid. Klaim tahan rendaman 48 jam bukan sekadar gimmick; dengan sertifikasi IP68 dan struktur monocoque ber‑high‑strength steel, mobil ini tampak siap menghadapi kondisi off‑road ekstrem yang biasanya hanya dimiliki kendaraan diesel konvensional.
Namun, tantangan utama tetap pada real‑world range. Baterai 18,4 kWh masih terbilang kecil bila dibandingkan dengan kompetitor PHEV lain yang menawarkan 30‑40 kWh. Jetour mengandalkan kombinasi besar tangki bensin 70 L untuk menutup kekurangan energi listrik, sehingga jarak 1.200 km memang realistis, tetapi proporsi listrik‑to‑gas akan sangat bergantung pada pola mengemudi. Bagi konsumen yang mengharapkan pengalaman listrik murni, ini bisa menjadi titik lemah.
Di sisi teknologi bantuan mengemudi, integrasi radar BOSCH generasi‑5 dan kamera QHD+ memberikan fondasi ADAS Level‑2 yang solid. Namun, tanpa kemampuan lane‑keeping assist yang lebih canggih atau sistem pengenalan objek berbasis AI, T2 i‑DM masih berada di level menengah. Saya berharap Jetour akan memperluas paket ini ke Level‑3 dalam generasi berikutnya.
Terakhir, harga Rp688 juta untuk sebuah SUV plug‑in hybrid dengan fitur premium (Sony audio, panoramic roof, V2L) masih kompetitif di pasar Indonesia. Garansi 8 tahun untuk baterai menambah kepercayaan, namun konsumen harus men


