NO NA Kembali Gila! Single 'Honk!' Bawa Om Telolet Om ke Panggung Dunia

Selebriti
Ayu LestariAyu Lestari
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

NO NA Kembali Gila! Single 'Honk!' Bawa Om Telolet Om ke Panggung Dunia
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Girlgrup NO NA merilis single baru 'Honk!' dengan konsep angkot dan klakson 'Om Telolet Om'.
  • Lagu menggabungkan bahasa Indonesia dan Inggris, dipadukan dengan beat pop modern.
  • Video klip menampilkan angkot warna-warni, kursi plastik, dan warung es kelapa, memamerkan kehidupan jalanan Indonesia lewat visual yang penuh warna.

Setelah sukses lewat Work dan Rollerblade, grup yang dibina oleh 88rising ini kembali mengejutkan dengan Honk! yang dirilis Jumat (31/7). Dalam lagu ini, Christy, Esther, Baila, dan Shaz mengajak pendengar menikmati nuansa jalanan Indonesia lewat suara klakson khas Om Telolet Om yang sempat viral tahun 2016.

Bukan hanya aransemen, lirik juga menyisipkan kata-kata sehari-hari seperti kakak adek dan angkot, sehingga terasa familiar sekaligus segar. Video musiknya pun dipenuhi elemen khas: angkot berwarna-warni, kursi plastik di tepi jalan, dan warung es kelapa yang membuat nuansa nostĂĄlisis.

Dengan konsistensi menampilkan identitas lokal, NO NA membuktikan bahwa unsur budaya Indonesia bisa bersinar di panggung internasional, sambil menegaskan posisinya sebagai grup yang unik di tengah maraknya girl group global.

Analisis Pakar

Sebagai editor hiburan yang terus mengikuti perkembangan budaya pop Indonesia, saya menilai bahwa strategi NO NA dalam menggabungkan elemen lokal seperti angkot dan klakson Om Telolet Om bukan sekadar gimmick, melainkan bentuk afirmasi identitas yang cerdas dalam era globalisasi musik. Dengan menarik perhatian lewat suara yang sudah pernah menjadi fenomena internet, grup ini berhasil menciptakan jembatan antara nostalgia dan kontemporer.

Dalam konteks industri musik yang saat ini didominasi oleh produksi berbudaya Barat, keputusan menyisipkan bahasa Indonesia dalam lirik serta menggunakan instrumen atau efek suara yang khas menunjukkan bahwa ada ruang bagi keautentikan lokal untuk bersaing tanpa mengorbankan kualitas produksi. Hal ini sejalan dengan tren global yang semakin menghargai diversitas budaya, seperti yang terlihat pada kolaborasi artis Asia dengan label Barat.

Namun, ada risiko bahwa ketergantungan pada meme atau fenomena lalu lintas dapat membuat karya terasa sekadar tren sesaat jika tidak didukung oleh substansi musik yang kuat. Dari segi aransemen, Honk! berhasil menstabilkan beat elektronik dengan vokal yang melodiĂŒs, sehingga klakson tidak terasa menganggu justru menjadi hook yang mengesankan. Ini menunjukkan bahwa produksi mereka telah matang dalam menyeimbangkan novelty dan musikalitas.

Secara keseluruhan, Honk! menandakan pertumbuhan artistik NO NA yang tidak hanya mengandalkan visual khas, tetapi juga memperdalam narasi budaya lewat lirik dan suara. Jika mereka terus mengeksplorasi sumber daya lokal lain—seperti gamelan, wayang, atau bahkan kuliner—maka potensi mereka untuk menjadi delegasi budaya Indonesia di panggung dunia semakin terbuka.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Kapan lagu Honk! dirilis?

A: Lagu Honk! dirilis pada Jumat, 31 Juli 2026.

Q: Apa saja elemen khad Indonesia yang ditampilkan dalam video Honk!?

A: Video menampilkan angkot berwarna-warni, kursi plastik, warung es kelapa, serta suara klakson Om Telolet Om.

Q: Apakah NO NA masih terkait dengan label 88rising?

A: Ya, NO NA masih merupakan bagian dari koleksi artis 88rising yang fokus mengangkat identitas Asia dalam musik pop global.

Meow! Tanya Nesi!
😾