Spider-Man: Brand New Day Pecahkan Rekor Positif! Kritikus Terpukau, Penonton Lebih Gila!

Selebriti
Ayu LestariAyu Lestari
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Spider-Man: Brand New Day Pecahkan Rekor Positif! Kritikus Terpukau, Penonton Lebih Gila!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Spider-Man: Brand New Day meraih 91% Tomatometer dan 98% Popcornmeter, menandakan sambutan hangat dari kritikus dan penonton.
  • Film ini melanjutkan kisah Spider-Man: Brand New Day setelah No Way Home, dengan fokus pada kehidupan Peter Parker yang kini hidup di bayang‑bayang multiverse.
  • Direksi Destin Daniel Cretton menambahkan sentuhan dewasa dan humanis, meski ada suara kritis yang menilai film melupakan esensi Marvel.

Setelah menunggu lama, Spider-Man: Brand New Day resmi meluncur di bioskop Indonesia pada 29 Juli 2026. Film keempat solo Tom Holland sebagai sang laba‑laba ini melanjutkan alur langsung dari No Way Home. film baru Bersama Zendaya sebagai MJ dan Jacob Batalon sebagai Ned, trio ini kembali menaklukkan layar lebar dengan aksi yang lebih “dewasa” dan penuh emosi. review

Direktur Destin Daniel Cretton, yang sebelumnya menyulap Shang‑Chi and the Legend of the Ten Rings, berhasil menggabungkan adrenalin khas Marvel dengan nuansa humanis yang jarang terlihat. Hasilnya? Tomatometer di Rotten Tomatoes melonjak ke 91% dari 264 ulasan kritikus—angka yang sama dengan Far From Home (2019). Sementara itu, Popcornmeter yang mengukur kepuasan penonton memberi nilai fantastis 98%, melampaui No Way Home yang hanya 97%.

Para kritikus memuji penulisan cerita yang lebih matang. The Hollywood Reporter menyoroti “penyutradaraan penuh adrenalin dan perasaan”, sementara New York Times tak bisa menahan senyum melihat Tom Holland tetap menawan meski sebagian besar aksi di‑CGI. Los Angeles Times menambah, “MJ yang aspiratif dan tenang menegaskan film ini sangat humanis.”

Namun, tidak semua suara sejalan. Beberapa kritikus menganggap film ini terlalu menjauh dari formula Marvel yang terbukti sukses, bahkan ada yang menilai film ini “melupakan apa yang membuat serial ini populer sejak awal”. Meski begitu, Spider-Man: Brand New Day tetap menjadi tontonan wajib bagi penggemar yang ingin menyelami sisi lebih gelap dan pribadi dari Peter Parker.

Analisis Pakar

Secara keseluruhan, Brand New Day menandai titik balik penting dalam evolusi Marvel Cinematic Universe. Red Carpet selama ini, film‑film MCU cenderung menekankan skala epik—badai multiverse, pertarungan antar‑dimensi, dan cameo bintang tamu. Cretton memilih pendekatan yang lebih intim: menyoroti beban psikologis Peter setelah mantra Doctor Strange menghapus ingatan dunia tentangnya. Ini memberi ruang bagi penonton untuk merasakan kesendirian sang pahlawan, sebuah tema yang jarang diangkat dalam franchise superhero.

Keberhasilan film ini di Popcornmeter (98%) menunjukkan bahwa penonton menghargai kedalaman emosional yang ditawarkan. Mereka tidak hanya datang untuk aksi spektakuler, melainkan juga untuk melihat bagaimana Tom Holland menghidupkan konflik internal Peter—antara tanggung jawab sebagai Spider‑Man dan keinginan menjadi remaja biasa. Penggunaan media sosial sebagai “jendela” ke kehidupan MJ dan Ned menambah lapisan realisme yang relevan dengan generasi milenial dan Gen‑Z.

Di sisi lain, kritik yang menuduh film “melupakan esensi Marvel” memiliki poin yang valid. Tanpa adanya crossover besar atau penampakan Avengers, film ini berisiko terasa “terisolasi”. Namun, saya berpendapat bahwa isolasi ini sengaja dipilih untuk memberi napas pada narasi utama, memungkinkan MCU mengatur ritme sebelum meluncurkan fase berikutnya yang lebih besar. Dengan menutup satu lingkaran emosional, Cretton membuka peluang bagi proyek‑proyek masa depan yang lebih ambisius.

Akhir kata, Spider-Man: Brand New Day bukan sekadar sequel; ia adalah studi karakter yang berani dalam balutan aksi superhero. Bagi yang mengharapkan “lebih banyak multiverse”, film ini mungkin terasa “lebih tenang”. Namun, bagi pencari cerita yang menggetarkan hati, ini adalah tiket emas yang tidak boleh dilewatkan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apakah Spider-Man: Brand New Day cocok ditonton oleh semua usia?
    A: Film ini berlabel R13+, artinya cocok untuk penonton berusia 13 tahun ke atas dengan pendampingan orang tua.
  • Q: Siapa sutradara baru yang mengarahkan film Spider‑Man ini?
    A: Film ini disutradarai oleh Destin Daniel Cretton, yang sebelumnya menyutradarai Shang‑Chi and the Legend of the Ten Rings.
  • Q: Bagaimana perbandingan rating kritikus dan penonton?
    A: Tomatometer mencapai 91% (kritikus) dan Popcornmeter 98% (penonton), menandakan sambutan positif dari kedua sisi.
Meow! Tanya Nesi!
😾