Apresiasi Kafilah Nasional Warnai Pembukaan MTQ Nasional 2026 di Jateng

Berita Daerah
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Sumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Apresiasi Kafilah Nasional Warnai Pembukaan MTQ Nasional 2026 di Jateng
BAGIKAN:

Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXI tahun 2026 di Jawa Tengah menuai apresiasi luas dari berbagai perwakilan daerah yang hadir. Sambutan hangat serta pelayanan maksimal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat setempat meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta yang datang dari berbagai penjuru Nusantara pada Sabtu, 12 September 2026.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kalimantan Utara, Sanusi, mengungkapkan kekagumannya atas antusiasme warga Jawa Tengah dalam menyambut perhelatan akbar tersebut. Menurutnya, kehadiran rombongannya tidak hanya untuk berkompetisi, tetapi juga membawa misi mempererat simpul persaudaraan antarwarga negara.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Kafilah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Hamdan Saleh Batjo, menyampaikan bahwa 80 anggota kafilah yang dipimpinnya tetap bersemangat hadir di Semarang meski daerah asal mereka baru saja menghadapi bencana. Semangat ukhuwah Islamiyah menjadi dorongan utama untuk menyukseskan syiar Al-Qur'an di tingkat nasional.

Hamdan turut memuji penyambutan yang diberikan oleh jajaran Pemprov Jateng, termasuk sambutan langsung dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalamjamuan malam sebelum Pawai Ta'aruf dimulai.

Antusiasme Pengunjung dan Apresiasi Tuan Rumah

Kemeriahan ajang ini juga menarik minat masyarakat luas. Daeng Syawal, salah seorang pengunjung asal luar daerah yang datang bersama keluarganya ke Semarang, mengaku takjub dengan kebersihan kota serta keramahan warga setempat dalam menyambut ribuan tamu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kementerian Agama serta LPTQ Pusat atas amanah yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa perhelatan ini menjadi momentum penting untuk merekatkan persatuan bangsa di tengah keberagaman geografis Indonesia.

Meow! Tanya Nesi!
😸