Israel Serang Terowongan Hezbollah di Pegunungan Ali al‑Taher, Lebanon
Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Israel melancarkan serangan udara pada Kamis, 10 September, menargetkan jaringan terowongan bawah tanah milik Hezbollah di Pegunungan Ali al‑Taher, Lebanon, dengan lebih dari 1.100 ton bahan peledak. Serangan ini dilakukan meski wilayah tersebut berada dalam gencatan senjata yang berlaku sejak Juni, dengan tujuan menghancurkan infrastruktur militer kelompok tersebut.
Latar Belakang
Serangan tersebut menandai eskalasi kembali dalam konflik Israel‑Hezbollah, yang selama beberapa bulan terakhir dipengaruhi oleh ketegangan di perbatasan selatan Lebanon. Penggunaan bahan peledak dalam jumlah besar menimbulkan ledakan besar yang terdeteksi sebagai peristiwa seismik berkekuatan 4,1 pada skala Richter.
Dampak dan Respons
Getaran kuat dari ledakan meluas ke wilayah sekitarnya, menimbulkan kerusakan pada fasilitas infrastruktur sipil dan menambah ketegangan di antara kedua belah pihak. Pihak militer Israel menegaskan bahwa serangan ini bertujuan mengurangi kemampuan operasional Hezbollah, sementara kelompok tersebut belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden tersebut.
Para pengamat menilai bahwa serangan ini dapat memperpanjang ketegangan meski ada perjanjian gencatan senjata, dan menambah risiko terjadinya konfrontasi militer lebih luas di masa mendatang.


