Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu Baru, Jamin Keberlanjutan Kebijakan Fiskal
Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (14/9). Langkah strategis ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97p Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024-2029.
Pelantikan ini menandai babak baru dalam pengelolaan kebijakan fiskal nasional. Suahasil, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak era Sri Mulyani pada 2019 hingga Kabinet Merah Putih bentukan Prabowo, kini memegang kendali penuh atas bendahara negara.
Rekam Jejak Akademis dan Birokrasi yang Solid
Lahir di Jakarta pada 23 November 1970, Suahasil Nazara bukanlah nama baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum menduduki kursi nomor satu di kementerian tersebut, ia telah meniti karier birokrasi yang panjang, termasuk menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) sejak 2015 hingga 2019.
Selain di birokrasi, Suahasil merupakan seorang akademisi tulen. Ia meraih gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) pada tahun 2009. Latar belakang pendidikannya pun sangat kuat, dengan gelar Master of Science dari Cornell University (1997) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari University of Illinois at Urbana-Champaign (2003).
Menjaga Stabilitas Fiskal di Tengah Ketidakpastian Global
Penunjukan Suahasil dinilai sebagai langkah aman untuk menjaga sentimen positif pasar. Dengan rekam jejaknya yang panjang dalam merumuskan APBN dan kebijakan stimulus ekonomi, transisi kepemimpinan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil diproyeksikan berjalan mulus tanpa guncangan kebijakan yang berarti bagi pelaku usaha.


