IHSG Diproyeksi Menguat Jumat, Kunci Bertahan di Atas Level 6.370

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Sumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

IHSG Diproyeksi Menguat Jumat, Kunci Bertahan di Atas Level 6.370
BAGIKAN:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak menguat pada perdagangan Jumat (18/9) didorong peluang rebound teknikal, asalkan level psikologis 6.370 mampu bertahan menahan tekanan jual.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai pasar masih dalam kondisi mixed dengan risiko koreksi yang terus mengintai. "Dalam skenario terburuk, IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga rawan menguji kembali area 6.290-6.370," ujarnya dalam riset harian yang diterima Redaksi, Kamis (17/9) malam. Ia menegaskan, selama indeks mampu bertahan di atas 6.370, peluang penguatan ke rentang 6.541-6.581 tetap terbuka lebar.

Herditya memetakan support hari ini di level 6.279 dan 6.201, sementara resistance dijajarkan di 6.585 dan 6.633. Untuk mengejar momentum, ia merekomendasikan empat saham andalan: ADMR, BMRI, BRPT, dan DSSA. Pandangan serupa dikemukakan Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova yang melihat koreksi Kamis berjalan terbatas, memberi ruang bagi rebound lebih lanjut.

"Jika support Fibonacci di 6.370 tetap bertahan, IHSG berpotensi rebound menuju area 6.582-6.639," kata Ivan. Proyeksinya lebih agresif dengan deretan resistance multilayer di 6.639, 6.752, 6.835, hingga 6.916. Support cadangannya pun lebih dalam di 6.290 dan 6.179. Pilihan sahamnya meliputi AMRT, BBRI, BRPT, dan BUMI — dengan BRPT muncul sebagai konsensus kedua analis.

Data penutupan Kamis (17/9) menunjukkan IHSG berhasil naik 25,57 poin atau 0,40 persen ke level 6.462. Transaksi cukup likuid dengan nilai Rp13,87 triliun dari 28,41 miliar lembar saham berganti tangan, mengutip data RTI Infokom. Lebar pasar cenderung positif: 384 saham menguat, 244 terkoreksi, dan 164 stagnan.

Analisis Redaksi

Kesepakatan kedua analis pada level 6.370 sebagai line in the sand bukan kebetulan. Level itu menyentuh koreksi 50% Fibonacci dari naikan terakhir sekaligus titik invalidasi struktur gelombang menurut Herditya. Jika level ini roboh, skenario wave (c) ke bawah akan terkonfirmasi dan menarik indeks ke zona 6.200-an — area yang belum diuji sejak awal bulan.

Nilai transaksi Rp13,87 triliun masih di bawah rata-rata bulanan, mengisyaratkan partisipasi retail yang dominan belum didukung aliran dana asing yang signifikan. Tanpa foreign flow positif, rebound ke 6.580-an berisiko jadi bull trap. Pergerakan pembukaan hari ini akan menjawab apakah pembeli benar-benar menguasai level 6.370 atau hanya menunggu kesempatan exit.

Meow! Tanya Nesi!
😸