Prabowo-Gibran Hadiri HUT PAN ke-28, Jajaran Koalisi dan Kabinet Merah Putih Berkumpul di JCC
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan hadir merayakan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Center, Jumat (18/9) malam pukul 19.00 WIB. Kehadiran duo puncak negara itu menguatkan narasi kekompakan Koalisi Indonesia Maju pasca Pilpres 2024.
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengonfirmasi rencana tersebut lewat pesan singkat, Kamis (17/9) malam. Ia menegaskan kehadiran Prabowo dan Gibran sudah pasti, Insya Allah, menandai momen politik yang langka di mana presiden dan wakil presiden menghadiri acara ulang tahun partai sekaligus.
Tidak hanya puncak eksekutif, pesta demokrasi internal PAN ini dijadikan momentum pertemuan jajaran ketua umum partai koalisi. Bahlil Lahadalia (Golkar), Muhaimin Iskandar (PKB), dan Al Muzamil Yusuf (PKS) dikabarkan akan berdatangan ke JCC, melengkapi susunan kekuasaan di hadapan mata publik.
Keterkaitan PAN dengan struktur kekuasaan semakin terlihat nyata di Kabinet Merah Putih. Ketum PAN Zulkifli Hasan menduduki Menko Bidang Pangan, sementara dua kader lain — Yandri Susanto dan Dudy Purwagandhi — masing-masing mengemban Menteri Desa dan Menteri Perhubungan.
Penempatan elite PAN tidak berhenti di tingkat menteri. Viva Yoga Mauladi sendiri meniduri jabatan ganda sebagai Wakil Ketua Umum Partai sekaligus Wamen Transmigrasi. Di sisi lain, Bima Arya Sugiarto duduk sebagai Wamendagri dan Zita Anjani dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, menutup daftar panjang kader PAN di struktur strategis.
Sejarah mencatat konsistensi PAN berdiri di belakang Prabowo sejak Pilpres 2014. Dari oposisi ke koalisi pemerintah, partai berlogo panah itu membuktikan loyalitas jangka panjang yang kini dibayar dengan porsi signifikan di ranah eksekutif.
Analisis Redaksi
Kehadiran Prabowo-Gibran di HUT PAN bukan sekadar formalitas protokoler, melainkan pemutaran roda konsolidasi koalisi di tengah dinamika politik yang mulai berat. Ketika seluruh jajaran ketua umum partai pendukung berkumpul di satu ruang yang sama, pesan yang dikirim jelas: koalisi ini masih utuh, setidaknya di level elit.
Yang perlu diwaspadai ke depan adalah bagaimana dinamika internal kabinet dengan komposisi PAN yang begitu dominan. Tumpang tindih peran Viva sebagai pengurus partai dan pejabat eksekutif menciptakan zona abu-abu akuntabilitas yang harus dijaga ketat. Langkah logis selanjutnya adalah uji nyata kebijakan: apakah kekompakan di JCC malam ini akan menterjemahkan kecepatan kerja program prioritas, terutama di sektor pangan dan desa yang jadi kewenangan menteri kader PAN.

