Reach Pangkas 220 Wartawan, Ganti Metrik Page Views dengan 'Engaged Time' Hadapi Serangan AI

Ekonomi & Pasar
Hendra GunawanHendra Gunawan
Sumber: CNN Ekonomi
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Reach Pangkas 220 Wartawan, Ganti Metrik Page Views dengan 'Engaged Time' Hadapi Serangan AI
BAGIKAN:

Grup media Inggris Reach PLC, induk Daily Mirror dan Daily Express, resmi mengumumkan pemangkasan 220 posisi wartawan pada Rabu (16/9) waktu setempat, langkah drastis yang dibenarkan sebagai respons terhadap pergeseran fundamental pola konsumsi berita akibat ledakan kecerdasan buatan.

Chief Content Officer David Higgerson menyampaikan kebijakan itu lewat memo internal yang dilihat AFP, mengakui industri sedang menghadapi "perubahan besar dalam cara audiens menginginkan konten dan jurnalisme". Di tengah pemotongan massal itu, Reach justru membuka 60 posisi editorial baru yang difokuskan pada pertumbuhan pendapatan digital, terutama produksi video berdurasi lebih panjang.

Higgerson menegaskan ruang redaksi ke depan harus mengurangi ketergantungan pada panjang tulisan dan beralih ke jurnalisme orisinal. "Ini juga berarti bahwa 'active engaged time' akan menjadi metrik utama kami, di atas jumlah page views, pada akhir tahun," ujarnya, menandakan pergeseran paradigma dari volume klik ke kedalaman perhatian pembaca.

Pemangkasan tidak hanya menyentuh redaksi. Reach juga memangkas 65 posisi di divisi layanan komersial. Keputusan ini diambil saat trafik situs merosot akibat kebijakan Google yang awal tahun ini meluncurkan AI Overviews, fitur ringkasan berbasis AI yang menampilkan jawaban langsung di halaman hasil pencarian sehingga mengurangi alasan pengguna untuk mengklik artikel asli.

Dampak finansial sudah nyata. Pendapatan Reach anjlok 8,1 persen pada kuartal I 2026 dibandingkan periode sama tahun lalu, berdasarkan laporan perusahaan Mei silam. Perusahaan yang mencatat lebih dari 3.100 karyawan di 120-plus publikasi — termasuk Manchester Evening News dan Liverpool Echo — ini sebelumnya sudah memangkas 186 posisi wartawan pada 2025 dan menawarkan program pengunduran diri sukarela tahun ini.

Untuk ribuan wartawan di Reach PLC dan industri media global, angka 220 posisi bukan sekadar statistik efisiensi. Ia menandakan berakhirnya era di mana volume konten dan optimalisasi mesin pencari (SEO) menjadi jaminan sobrevivial. Alih-alih memperbanyak tulisan, redaksi kini dituntut menghasilkan narasi yang cukup kuat mempertahankan pembaca di halaman — tantangan berat di era di mana Google AI Overviews sudah menyedot esensi informasi sebelum klik pertama terjadi.

Analisis Redaksi

Pemilihan metrik 'active engaged time' sebagai kompas utama mengubah DNA redaksi: liputan breaking news pendek akan kehilangan porsi, digantikan investigasi mendalam dan format video panjang yang mahal produksinya. Ironisnya, 60 posisi baru untuk video tidak akan menutupi kekosongan 220 wartawan yang bertugas mengawasi pengadilan, dewan kota, dan ruang sidang parlemen — lapisan pengawasan demokrasi yang paling rentan saat anggaran dipangkas.

Yang perlu diwaspadai adalah efek domino. Reach bukan pemain tunggal; model bisnis media berbasis iklan dan trafik pencarian sudah retak di seluruh dunia. Jika raksasa seperti Reach — dengan 120 judul lokal — memilih menyusut untuk bertahan, media nasional Indonesia yang skala dan cadangan kasnya jauh lebih tipis harus siap menghadapi tekanan serupa. Langkah logis selanjutnya bukan hanya efisiensi internal, tapi tekanan kolektif ke regulator agar Big Tech membayar kompensasi atas konten yang dimakan algoritma AI mereka.

Meow! Tanya Nesi!
😸