Tim Beregu Putri Indonesia Tantang China di Semifinal Asian Games 2026, Duel Digelar Pukul 07.30 WIB

Olahraga
Dimas PratamaDimas Pratama
Sumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Tim Beregu Putri Indonesia Tantang China di Semifinal Asian Games 2026, Duel Digelar Pukul 07.30 WIB
BAGIKAN:

Tim bulutangkis beregu putri Indonesia langsung menghadapi ujian terberat pada semifinal Asian Games 2026 melawan raksasa China, Rabu (23/9). Laga yang digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium ini bisa disaksikan secara langsung melalui siaran televisi nasional TVRI maupun platform live streaming Vidio mulai pukul 07.30 WIB.

Tiket ke babak empat besar diraih Merah Putih lewat kerja keras penuh keringat sehari sebelumnya. Menghadapi Taiwan di Court 3 Ichinomiya City Municipal Gymnasium pada Selasa (22/9), skuad Indonesia memaksakan kemenangan dengan skor akhir 3-1. Hasil itu sekaligus mengakhiri perlawanan wakil Asia Timur tersebut dan membuka jalan menuju panggung semifinal.

Putri Kusuma Wardani menjadi pembuka jalan bagi timnya. Tampil di partai pertama tunggal putri, ia menumbangkan Lin Hsiang Ti melalui pertarungan rubber game yang menguras fisik dengan skor 21-16, 20-22, 21-15. Keunggulan awal itu langsung digandakan oleh pasangan ganda putri Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum yang memaksa Hsieh Pei Shan/Lin Jhih Yun bertekuk lutut lewat tiga gim ketat, 21-17, 21-23, 21-15.

Taiwan sempat memberikan tekanan balik. Chiu Pin Chian sukses meredam laju tunggal putri Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan dalam laga tiga gim, 15-21, 21-18, 21-11, untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Namun asa lawan langsung dipadamkan. Febriana Dwipuji Kusuma/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil tanpa kompromi di partai keempat ganda putri, mengalahkan Hsu Yin-Hui/Hu Ling Fang dua gim langsung 21-19, 21-6.

Lawan yang menunggu di semifinal bukan tim sembarangan. China melangkah ke empat besar setelah menyapu bersih Thailand dengan skor meyakinkan 3-0 tanpa kehilangan satu nomor pun. Dominasi itu menegaskan status mereka sebagai salah satu favorit utama perebutan medali emas. Sementara itu, tiket final lainnya akan diperebutkan dalam duel sesama kekuatan Asia antara tim beregu putri Korea Selatan melawan wakil tuan rumah, Jepang.

Jadwal padat menuntut kesiapan fisik dan mental ekstra dari para atlet Indonesia. Hanya berselang kurang dari 24 jam sejak pertandingan terakhir melawan Taiwan, mereka harus kembali turun lapangan menghadapi lawan yang secara historis jauh lebih tangguh. Siaran langsung mulai pukul 07.30 WIB memberikan kesempatan bagi publik tanah air untuk menyaksikan perjuangan skuad bulutangkis Indonesia dari ruang tamu masing-masing.

Analisis Redaksi

Kemenangan 3-1 atas Taiwan memperlihatkan kedalaman skuad Indonesia di sektor putri. Kemampuan bangkit setelah kalah di partai ketiga menunjukkan mentalitas yang tidak mudah runtuh. Tiga dari empat kemenangan diraih melalui rubber game atau gim penentuan, sebuah indikasi bahwa daya juang tim ini berada pada level tinggi menjelang pertemuan dengan lawan sekelas China.

Namun, kemenangan telak China 3-0 atas Thailand membawa peringatan keras. Skuad Negeri Tirai Bambu tidak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan lawannya, yang berarti cadangan energi mereka jauh lebih utuh dibandingkan Indonesia saat peluit semifinal dibunyikan. Selisih waktu pemulihan fisik ini bakal menjadi faktor pembeda yang sangat krusial di atas lapangan.

Peluang Indonesia tetap terbuka jika strategi penempatan pemain dieksekusi dengan presisi. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menang relatif mudah di laga sebelumnya bisa dijadikan tumpuan utama untuk mencuri poin di sektor ganda. Tekanan justru akan beralih ke pundak China yang berstatus unggulan, sementara Indonesia memiliki kebebasan bermain tanpa beban untuk menciptakan kejutan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium.

Meow! Tanya Nesi!
😸