Bupati Kerinci Monadi Sambangi ANTARA Jambi untuk Bahas Publikasi Potensi Daerah
Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.
Monadi, Bupati Kerinci, melangkah masuk ke Kantor LKBN ANTARA Biro Jambi dengan satu agenda spesifik: membangun kolaborasi strategis dalam publikasi potensi daerah. Kehadirannya ke markas berita nasional itu bukan sekadar kunjungan kenalan, melainkan upaya langsung dari pimpinan daerah untuk memastikan narasi mengenai potensi lokal Kerinci tersampaikan secara akurat dan menjangkau audiens luas melalui salah satu institusi pers paling kredibel di Indonesia.
Di balik pertemuan tersebut, terselip kegelisahan klasik daerah otonom baru: butuh validasi. Monadi menyadari bahwa kekayaan alam dan budaya Kerinci tidak akan terdengar jika hanya mengandalkan kanal internal pemerintahan. Dengan menyambangi biro ANTARA, ia mencoba membuka jalur komunikasi formal agar pemberitaan tentang investasi, pariwisata, dan pembangunan sosial di Kerinci mendapat porsi yang proporsional di media nasional.
Langkah ini menandakan pergeseran pola komunikasi publik daerah. Selama ini, banyak kepala daerah terjebak dalam pola sepihak: menggelar konferensi pers internal atau menerbitkan berita yang hanya disebarluaskan lewat situs resmi pemkab. Monadi memilih jalur yang lebih terbuka dan akuntabel. Dengan melibatkan media nasional, setiap klaim pembangunan di Kerinci harus lolos saring jurnalistik, yang pada akhirnya menguntungkan publik karena mengurangi bias informasi dari kepentingan politik semata.
ANTARA, sebagai lembaga kantor berita nasional, memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik. Bagi Monadi, kerja sama ini bukan soal "menggoreng" nama, melainkan tentang konsistensi data dan fakta. Apabila potensi daerah seperti perkebunan, seni ukir, atau infrastruktur Tol Sumatera di kawasan Kerinci dibingkai dengan benar oleh jurnalis senior, maka citra Kerinci akan naik dari sekadar daerah transit menjadi destinasi utama dengan nilai ekonomi tinggi.
Dampak dari pertemuan ini akan terasa pada medio hingga jangka panjang. Warga Kerinci, pelaku UMKM, dan investor lokal akan mendapat keuntungan ganda: mereka tidak hanya mendapat akses informasi pembangunan, tetapi juga peningkatan nilai jual produk dan aset daerah berkat sorotan media yang proporsional. Dengan demikian, peran kepala daerah berubah dari sekadar regulator menjadi penghubung ekosistem informasi yang sehat.
Analisis Redaksi
Langkah Monadi menyambangi ANTARA Jambi layak diapresiasi karena menunjukkan kedewasaan politik dalam tata kelola komunikasi. Di tengah maraknya disinformasi, memilih jalur lembaga pers profesional adalah strategi cerdas. Namun, yang perlu diwaspadai adalah konsistensi data. Tanpa data yang valid dan terverifikasi, kerja sama publikasi hanya akan menghasilkan berita seremonial yang tidak berdampak nyata pada lapangan. Masyarakat Kerinci berhak atas berita yang tidak hanya "cerdas", tetapi juga "tahu".
Secara logis, langkah berikutnya dari kerja sama ini harus mengarah pada mekanisme rutin, seperti rilis bulanan atau liputan mendalam tentang proyek strategis nasional yang menyentuh wilayah Kerinci. Jika hanya sebatas kunjungan silaturahmi, efeknya akan cepat tergerus waktu. Redaksi melihat ini sebagai awal dari era baru kolaborasi daerah-daerah di Sumatra Selatan dengan pers nasional, sebuah tren yang seharusnya diikuti oleh pemimpin daerah lain yang ingin serius mengembangkan potensi lokal tanpa terjebak dalam euforia politik semata.