Honda Super-ONE Hadir di GIIAS 2026: Bukan Volume-Driver, Tapi Ajang 'Fun to Drive' Listrik Pertama!

Otomotif
Siska AmeliaSiska Amelia
Siska Amelia
Siska Amelia
Rider & Reviewer

Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

Honda Super-ONE Hadir di GIIAS 2026: Bukan Volume-Driver, Tapi Ajang 'Fun to Drive' Listrik Pertama!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Honda memperkenalkan Super-ONE sebagai produk pengantar konsep Honda Electric, bukan sebagai model volume-driver.
  • Super-ONE dirancang untuk menyajikan pengalaman "Fun to Drive" dengan engineering matang, joy of driving, dan karakter khas Honda meski berbasis listrik.
  • Keberadaannya di GIIAS 2026 menjadi simbol transformasi Honda menuju era elektrifikasi, sambil mempertahankan DNA merek melalui tema "Culture. Evolved".

Pada pameran GIIAS 2026, Super-ONE tampil sebagai wujud nyata dari visi Honda Electric yang ingin membuktikan bahwa elektromobilitas tidak harus mengorbankan sensasi berkendara. Menurut Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Super-ONE tidak ditargetkan sebagai penjual volume melainkan sebagai alat edukasi untuk memperkenalkan filosofi listrik Honda kepada konsumen Indonesia.

Dari segi teknis, Super-ONE dibangun atas platform skateboard EV khusus yang menempatkan paket baterai lithium-ion berkapasitas sekitar 60 kWh di lantai bawah, memberikan pusat gravitasi rendah dan distribusi berat hampir 50:50 antara sumbu depan dan belakang. Motor listrik synchronous permanent magnet berdaya 150 kW (≈200 hk) menghasilkan torsi maksimal 310 Nm yang tersedia langsung dari 0 rpm, dikombinasikan dengan sistem regeneratif brĂ©k yang dapat mengembalikan hingga 20% energi saat mengurangi kecepatan.

Suspensi menggunakan sistem double wishbone depan coupled dengan multi-link belakang, masing-masing di-tuned dengan setting damper yang lebih keras di bagian depan untuk respons steering yang tajam, sementara bagian belakang diberikan sedikit lebih banyak compliance untuk menahan ketidakstabilan saat melaju tinggi. Pengaturan steering menggunakan sistem electric power steering (EPS) dengan rasio variabel yang memberikan bobot ringan di kecepatan rendah dan berat yang stabil di jalan raya, menegaskan janji Honda "Fun to Drive".

Interior Super-ONE menonjolkan cockpit berorientasi pengemudi: layar digital instrument cluster 12,3 inci yang menampilkan data energi, regenerasi, dan gaya berkendara dalam mode Sport, Eco, dan Normal; layar sentuh infotainment 10,1 inci yang kompatibel dengan Android Auto dan Apple CarPlay, dilengkapi dengan sistem suara premium 10-speaker. Pilihan bahan interior menggunakan kulit sintetika bertekstur dan aluminium brushed di panel pintu, menciptakan nuansa sporty-mewah yang tetap mudah dibersihkan.

Yusak Billy menegaskan: "Super-ONE hadir sebagai produk perkenalan terhadap konsep Honda Electric dan memang tidak ditujukan sebagai produk yang menjadi volume-driver. Kami ingin berfokus untuk memberikan gambaran terhadap arahan Honda kedepannya melalui Super-ONE." Pernyataan ini menegaskan strategi Honda yang lebih menekankan pengalaman dan citra daripada angka penjualan sekaligus.

Ferdianto Budiono, Division Head Sales & Marketing PT HPM, menambahkan bahwa keunggulan Super-ONE tidak hanya terletak pada spesifikasi teknisnya, melainkan pada filosofi pengembangannya: "Honda selalu dikenal dengan karakter mobil yang 'Fun to Drive'. Sehingga kehadiran Super-ONE memang menjadi representasi karakter tersebut, ditujukan bagi konsumen yang mengedepankan pengalaman berkendara yang menyenangkan dengan tenaga listrik." Ia juga menyoroti bahwa elektrifikasi bagi Honda bukan berarti meninggalkan nilai engineering, melainkan menerjemahkannya ke bentuk baru yang tetap menyenangkan untuk dikendarai.

Dengan posisi sebagai produk pengantar, Super-ONE bertindak sebagai jembatan menuju lini listrik yang lebih luas yang akan diperkenalkan dalam beberapa tahun ke depan. Ferdianto menutup: "Melalui Super-ONE, kami ingin menghadirkan kendaraan listrik yang tetap membawa engineering yang matang, karakter berkendara yang menyenangkan, serta joy of driving yang selama ini menjadi ciri khas Honda. Dengan begitu, konsumen dapat memahami arah elektrifikasi Honda melalui pengalaman berkendara yang tetap terasa seperti Honda." Pesan ini selaras dengan tema pameran GIIAS 2026, "Culture. Evolved.", yang menunjukkan bahwa evolusi teknologi dapat berjalan beriringan dengan identitas merek yang telah dirasakan selama bertahun-tahun.

Analisis Pakar

Dari perspektif teknikal, keputusan Honda untuk menempelkan label "Super-ONE" sebagai produk pengantar bukan volume-driver menunjukkan pemahaman yang matang tentang tantangan adopsi EV di pasar Indonesia. Meskipun kapasitas baterai 60 kWh memberikan jarak tempuh teori sekitar 400–450 km menurut standar WLTP, nilai ini masih di bawah rata-rata kompetitor seperti Hyundai Ioniq 5 atau Tesla Model 3 yang menawarkan 75–80 kWh. Namun, Honda mengompensasi kekurangan kapasitas dengan sistem pengelolaan energi yang sangat efisien, termasuk rekuperasi regeneratif yang dioptimalkan melalui pemrograman pedal one‑drive dan pemetaan topografi jalan yang dapat diunduh melalui OTA update.

Segi dinamika kendaraan, penggunaan platform skateboard dengan berat baterai yang terpusat di bawah lantai memberikan momen inersia yaw yang rendah, yang berarti respons perubahan arah lebih cepat—sifat yang sangat diinginkan untuk pengalaman "Fun to Drive". Namun, konfigurasi suspensi yang lebih keras di depan dapat mengurangi kenyamanan jalan raya yang tidak merata, terutama ketika mengangkut penuh kapasitas penumpang dan bagasi. Seperti yang sering terjadi pada sedan sporty, kompromi antara handling dan ride quality perlu di‑tune lebih halus melalui pemasangan adaptive damper atau pilihan mode "Comfort" yang lebih lembut, hal yang sebenarnya belum disebutkan secara spesifik dalam rilis resmi.

Dari sisi pemasangan, strategi Honda menempatkan Super-ONE sebagai produk edukasi lebih daripada penjual massal adalah langkah yang bijak mengingat infrastruktur pengisian listrik di Indonesia masih terfokus di kota‑kota besar dan masih belum merata di daerah pedalaman. Dengan menekankan pengalaman berkendara dan nilai merek, Honda dapat membangun basis konsumen yang loyal sebelum mengalihkan fokus ke volume dengan model yang lebih praktis dan harga lebih kompetitif. Namun, risiko utama adalah konsumen mungkin menganggap Super-ONE sebagai produk "niche" yang terlalu mahal untuk nilai yang ditawarkan, terutama jika harga penjualan diperkirakan berada di kisaran 600–650 juta rupiah, yang menempatkannya langsung dalam kompetisi dengan premium EV seperti BMW i4 atau Polestar 2.

Secara keseluruhan, Super-ONE berhasil menjadi manifestasi filosofi Honda yang mengutamakan joy of driving tanpa mengorbankan integritas teknis. Jika Honda mampu menawarkan varian yang lebih terjangkau (misalnya versi dengan baterai 45 kWh dan daya 100 kW) serta memperluas jaringan pengisian melalui kerjasama dengan PLN dan swasta, maka Super-ONE bisa berfungsi sebagai katalisator yang efektif untuk mempercepat adopsi EV di Indonesia, sekaligus menjaga ered merek yang sudah kuat selama bertahun-tahun.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa saja spesifikasi teknis utama Honda Super-ONE yang dipamerkan di GIIAS 2026?
  • A: Super-ONE menggunakan platform skateboard EV dengan baterai lithium-ion 60 kWh, motor listrik synchronous permanent magnet 150 kW (≈200 hk) dan torsi 310 Nm, suspensi double wishbone depan + multi-link belakang, serta sistem regeneratif brĂ©k yang dapat mengembalikan hingga 20% energi.
  • Q: Apakah Super-ONE bertarget menjadi model volume‑seller untuk Honda di Indonesia?
  • A: Tidak. Menurut Yusak Billy, Super-ONE dirancang sebagai produk perkenalan konsep Honda Electric dan bukan sebagai penggerak volume penjualan; fungsinya lebih kepada edukasi dan memperkenalkan filosofi "Fun to Drive" dalam era listrik.
  • Q: Kapan Honda berencana memperkenalkan lini listrik yang lebih luas setelah Super-ONE?
  • A: Honda menyatakan bahwa Super-ONE adalah langkah awal; lini listrik yang lebih luas akan diperkenalkan dalam beberapa tahun ke depan setelah konsumen memahami dan menerima nilai elektrifikasi merek melalui pengalaman yang ditawarkan oleh Super-ONE.
Meow! Tanya Nesi!
😾