Ben Affleck Guncang 'Who Wants to Be a Millionaire' dan Bawa Rp18 Miliar untuk Kongo!
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Ringkasan Singkat
- Ben Affleck berhasil mengklaim hadiah utama $1 juta di Who Wants to Be a Millionaire.
- Dia berpasangan dengan juara Jeopardy! Jamie Ding dan mengandalkan bantuan Jimmy Kimmel untuk menjawab pertanyaan sulit.
- Seluruh uang kemenangan akan disumbangkan ke Eastern Congo Initiative, organisasi nirlaba milik Affleck.
Setahun setelah sahabatnya Matt Damon menaklukkan panggung kuis legendaris, Ben Affleck kembali menorehkan sejarah. Dalam episode terbaru, aktor Hollywood itu bergabung dengan juara Jeopardy! Jamie Ding untuk menantang pertanyaan pamungkas bernilai $1 juta: "Sepasang kalkun mana yang belum pernah menerima pardon dari Presiden Amerika Serikat?" Pilihan jawabannya terdengar seperti menu makan siang: Peanut Butter & Jelly, Tater & Tot, Mac & Cheese, atau Spaghetti & Meatball.
Setelah kebingungan, duo ini memanfaatkan lifeline pertama: menanyakan pendapat kepada pembawa acara Jimmy Kimmel. Kimmel, meski tidak yakin 100 %, menyarankan “Spaghetti & Meatball”. Tak puas, mereka kembali menghubungi Phone‑a‑Friend ke rekan trivia Ding, Stephen Morrison, yang juga ragu. Akhirnya, Affleck memutuskan mengikuti saran Kimmel dengan tegas: “Saya bakal bertaruh pada saran Jimmy.”
Ketegangan memuncak ketika Kimmel mengaku cemas dan bahkan sakit perut menanti hasilnya—ingat, dana ini akan disalurkan ke amal. Saat jawaban “Spaghetti & Meatball” terbukti benar, studio meledak dengan hujan konfeti, sorak sorai, dan tepuk tangan meriah. Kemenangan ini menandai Affleck dan Ding sebagai juara kelima sejak Jimmy Kimmel mengambil alih acara pada April 2020.
Uang $1 juta (sekitar Rp18,06 miliar) akan langsung masuk ke Eastern Congo Initiative, organisasi yang didirikan Affleck untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kongo Timur, Afrika. Daftar pemenang sebelumnya meliputi koki David Chang (2020), pasangan Ike & Alan Barinholtz (2024), duo Matt Damon & Ken Jennings (2025), serta Oscar Nuñez & Kate Flannery dari “The Office” (2025).
Analisis Pakar
Keberhasilan Ben Affleck di kuis ini bukan sekadar pencapaian pribadi; ia menegaskan peran selebriti sebagai agen perubahan sosial. Dengan menyalurkan seluruh hadiah ke Eastern Congo Initiative, Affleck mengubah sorotan media dari sekadar glamor Hollywood menjadi aksi filantropi yang konkret.
Dari sudut pandang budaya pop, kolaborasi antara aktor film, juara kuis, dan pembawa acara talk show menciptakan formula hiburan yang memikat. Penonton tidak hanya disuguhkan pertanyaan trivia, melainkan juga drama interpersonal—ketegangan, kebingungan, dan keputusan cepat yang menambah rasa penasaran. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana format kuis tradisional beradaptasi dengan era selebriti, menjadikan acara televisi sebagai panggung lintas genre.
Namun, ada sisi kritis yang perlu diangkat. Seringkali, sorotan pada kemenangan selebriti dapat menutupi isu-isu struktural yang lebih dalam, seperti mengapa bantuan amal masih bergantung pada donasi pribadi tokoh publik.
Terlepas dari itu, aksi Affleck memberikan contoh inspiratif bagi publik dan industri hiburan. Jika lebih banyak figur publik yang menggabungkan hiburan dengan aksi sosial, dampak positifnya akan meluas, mengubah persepsi bahwa “hanya” hiburan dapat menjadi kekuatan perubahan. Kita tunggu saja langkah selanjutnya—mungkin akan ada lebih banyak bintang Hollywood yang menantang diri mereka di panggung kuis demi tujuan mulia.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Berapa hadiah yang dimenangkan Ben Affleck di Who Wants to Be a Millionaire?
A: Ia membawa pulang $1 juta, setara sekitar Rp18,06 miliar. - Q: Untuk siapa uang hadiah tersebut disumbangkan?
A: Seluruh dana disalurkan ke Eastern Congo Initiative, organisasi nirlaba milik Affleck yang fokus pada Kongo Timur. - Q: Siapa pasangan Ben Affleck dalam acara tersebut?
A: Ia berpasangan dengan juara Jeopardy! Jamie Ding.


