iCAR V27 REEV: 1.200 km Tanpa Isi Bensin, 455 PS, dan 0‑100 km/jam dalam 5,9 detik!
Pakar modifikasi kendaraan dan tren pasar motor di Asia Tenggara.

Ringkasan Singkat
- iCAR V27 debut di GIIAS 2026 dengan teknologi Golden Range Extended Electric Vehicle (REEV).
- Motor listrik tiga unit (P1, P3, P4) menghasilkan 335 kW (455 PS) dan torsi 505 Nm, akselerasi 0‑100 km/jam dalam 5,9 detik.
- Jarak tempuh listrik murni 200 km, total hingga 1.200 km berkat mesin 1.5 T Turbo Range Extender (efisiensi termal 45,79 %).
Di panggung megah GIIAS 2026, iCAR V27 meluncur sebagai SUV bongsor pertama yang mengusung konsep Golden Range Extended Electric Vehicle (REEV). Konsep ini menggabungkan motor listrik standar dengan mesin bensin 1.5 T Turbo yang berfungsi murni sebagai generator listrik, memungkinkan total jarak tempuh lebih dari 1.200 km tanpa harus mengisi bahan bakar secara tradisional.
Powertrain V27 terdiri dari tiga motor listrik yang dinamai P1, P3, dan P4. P1 berperan sebagai motor‑generator yang menyalurkan energi ke baterai, sedangkan P3 dan P4 menggerakkan masing‑masing roda depan dan belakang, menciptakan sistem Three‑Motor True Electric AWD. Kombinasi ini menghasilkan output puncak 335 kW (455 PS) dan torsi 505 Nm, cukup untuk melesat dari 0‑100 km/jam dalam 5,9 detik.
Untuk mode listrik murni, iCAR mengklaim jangkauan sekitar 200 km. Sisanya didukung oleh mesin 1.5 T Turbo Range Extender yang memiliki efisiensi termal luar biasa sebesar 45,79 %, memaksimalkan konversi energi panas menjadi listrik. Pengendara dapat memilih dari sembilan mode berkendara – ECO, Comfort, Sport, Individual, All‑Terrain, Slippery, Mud, Loose, dan Uneven – yang menyesuaikan respons motor, karakteristik throttle, serta kontrol traksi.
Dimensi V27 menegaskan karakter SUV boxy yang tangguh: panjang 5.045 mm**, lebar **1.976 mm**, tinggi **1.894 mm**, dan jarak sumbu roda **2.900 mm**. Eksterior dilengkapi pelek 21 inci dua warna, lampu bergaya heritage, roof rail struktural, serta ban serep ukuran penuh yang terpasang di belakang. Filosofi desain “Classic Never Fades” menggabungkan siluet SUV klasik dengan teknologi elektrifikasi mutakhir.
iCAR V27 merupakan model kedua iCAR di Indonesia setelah V23 yang ber‑teknologi BEV murni. Sebagai bagian dari Chery Group, iCAR menargetkan pasar Indonesia sebagai prioritas global, mengingat potensi pertumbuhan kendaraan energi baru yang sangat besar.
Analisis Pakar
Secara teknis, iCAR V27 menandai langkah ambisius dalam evolusi REEV yang belum banyak dijelajahi oleh produsen lain di pasar ASEAN. Penggunaan tiga motor listrik bukan sekadar gimmick; konfigurasi ini memungkinkan distribusi torsi yang lebih halus antara poros depan dan belakang, serta meningkatkan efisiensi regeneratif. Namun, tantangan terbesar terletak pada manajemen termal mesin 1.5 T Turbo yang berfungsi sebagai generator. Dengan efisiensi termal 45,79 %, angka ini berada di atas rata‑rata konversi termal konvensional, namun tetap menimbulkan pertanyaan tentang keandalan jangka panjang dalam kondisi beban tinggi.
Jarak listrik murni 200 km masih berada di bawah standar BEV kelas menengah yang kini menawarkan 300‑400 km. Namun, keunggulan REEV terletak pada fleksibilitas “range‑extending” yang mengurangi kecemasan pengisian (range anxiety). Jika iCAR dapat mengoptimalkan transisi seamless antara mode listrik dan generator, V27 berpotensi menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan SUV berperforma tinggi namun belum siap beralih sepenuhnya ke listrik.
Di sisi desain, V27 mengusung estetika “boxy” yang mengingatkan pada era 90‑an, namun diperkaya dengan elemen modern seperti lampu LED heritage dan pelek dua warna. Pendekatan ini dapat menarik segmen konsumen yang mengapresiasi nostalgia sekaligus mengharapkan teknologi terkini. Namun, dimensi yang cukup besar (lebih dari 5 meter panjang) dapat menjadi kendala di kota‑kota dengan ruang parkir terbatas, sehingga strategi pemasaran harus menekankan kemampuan off‑road dan kepraktisan bagi keluarga besar.
Terakhir, integrasi iCAR ke dalam ekosistem Chery Group memberikan keuntungan dalam hal jaringan layanan purna jual dan pasokan suku cadang. Jika jaringan dealer dapat menyediakan layanan khusus untuk REEV – termasuk pemeliharaan generator dan sistem pendingin – maka V27 dapat mengukir posisi kuat di pasar SUV listrik hybrid Indonesia.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Berapa jarak tempuh listrik murni yang dapat dicapai iCAR V27?
A: Sekitar 200 km sebelum mesin range extender mengambil alih. - Q: Apa keunggulan utama teknologi Golden REEV dibandingkan hybrid konvensional?
A: REEV menggunakan mesin hanya sebagai generator, sehingga semua roda digerakkan oleh motor listrik, memberikan efisiensi lebih tinggi dan respons akselerasi yang lebih linear. - Q: Apakah iCAR V27 tersedia dengan paket baterai yang lebih besar?
A: Saat ini iCAR menawarkan satu varian baterai standar; opsi baterai tambahan belum diumumkan secara resmi.


