Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Pasar Respons Positif
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan keyakinannya bahwa penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan akan membawa angin segar bagi perekonomian nasional. Pengangkatan ini dinilai tepat mengingat rekam jejak panjang Suahasil di bidang kebijakan fiskal.
Pernyataan tersebut disampaikan Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, menyusul pelantikan Suahasil oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9). Suahasil dipercaya memegang posisi bendahara negara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 97p Tahun 2026.
Rekam Jejak Akademik dan Birokrasi
Sebelum mengemban amanah sebagai Menteri Keuangan, Suahasil memiliki pengalaman mumpuni di pemerintahan. Ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan kembali dipercaya menduduki posisi yang sama pada era pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Karier birokrasinya di Kementerian Keuangan juga diperkuat oleh pengalamannya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) pada 2015 sebelum dikukuhkan sebagai Kepala BKF definitif pada 2016. Di samping itu, Suahasil merupakan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) yang meraih gelar Guru Besar Ilmu Ekonomi pada 2009.
Perspektif Ekonomi Makro
Transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas anggaran serta memperkuat kepercayaan investor domestik maupun asing. Dengan latar belakang pendidikan ekonomi dari Cornell University dan University of Illinois, kepemimpinan Suahasil di sektor keuangan dan kebijakan publik diandalkan untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis.


