James McAvoy Serahkan Estafet Profesor X ke Christopher Abbott di Tengah Persiapan Reboot MCU
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

James McAvoy secara resmi memberikan dukungannya kepada Christopher Abbott sebagai pewaris peran Charles Xavier dalam proyek reboot X-Men milik Marvel Studios, menyampaikan pesannya saat hadir di studio Entertainment Weekly pada Toronto International Film Festival, Jumat (11/9).
"Saya sangat antusias melihat apa yang bakal terjadi selanjutnya," ujar McAvoy seperti dikutip People, Minggu (13/9), menandai pertama kalinya ia membuka suara soal regenerasi karakter yang ia perankan selama sebelas tahun.
Bintang trilogy X-Men: First Class, Days of Future Past, dan Dark Phoenix itu mengaku merasa lega kini bisa kembali menonton kisah mutan dari sisi penonton, posisi yang ia gemari jauh sebelum terlibat dalam waralaba Fox. "Saya sudah menjadi penggemar sebelum menjadi bagian dari proyek tersebut, dan sekarang saya akan kembali menjadi penggemarnya lagi," tandasnya dengan nada tenang.
Pengakuan McAvoy melengkapi langkah besar Marvel Studios yang beberapa waktu lalu memperkenalkan jajaran mutan generasi baru secara resmi di panggung D23. Ensemble baru itu dipimpin Abbott sebagai Profesor X, didampingi Sadie Sink sebagai Jean Grey, Kit Connor sebagai Cyclops, dan Samara Weaving yang dipercaya menghidupkan Emma Frost.
Liniup itu diperkaya Maya Boyd sebagai Storm, Inde Navarrette sebagai Rogue, serta kehadiran Adam Driver yang diplot menjajaki sisi gelap sebagai antagonis Mr. Sinister. Proyek yang dirumorkan tayang 5 Mei 2028 ini menjadi titik tolak ukur seberapa cepat Marvel mengintegrasikan warisan Fox ke dalam Marvel Studios.
Transisi ini menutup era McAvoy yang dimulai 2011 dan membuka babak baru di bawah naungan Kevin Feige. Perhatian kini beralih ke siapa yang akan menduduki kursi sutradara serta bagaimana skenario akan menyeimbangkan nostalgia dengan narasi segar untuk X-Men.
Analisis Redaksi
Persetujuan McAvoy bukan sekadar formalitas, melainkan legitimasi emosional yang jarang dimiliki reboot besar. Ketika bintang lama mengakui dirinya "kembali jadi penggemar", ia secara tidak langsung melepaskan beban komparasi yang biasanya menghantui pemeran baru, memberi ruang bagi Abbott untuk menafsirkan Xavier tanpa bayang-bayang performa masa lalu.
Pemilihan cast yang relatif muda — Abbott, Sink, Connor — mengisyaratkan Marvel menargetkan jangka panjang, membangun fondasi saga mutan untuk dua dekade ke depan, mirip strategi awal MCU dengan Robert Downey Jr. dan Chris Evans. Namun, tanggal rilis 2028 yang masih bersifat spekulatif menandakan jadwal produksi masih fluida; penundaan satu tahun saja akan mendorong seluruh Fase 7 ke area tidak pasti.
Langkah logis selanjutnya adalah pengumuman sutradara dan penulis skenario, dua posisi yang akan menentukan apakah reboot ini sekadar ganti baju atau benar-benar merevolusi mitos mutan di layar lebar. Kunci keberadaannya terletak pada kemampuan Feige menyeimbangkan ekspektasi fan lama dengan kebutuhan narasi baru bagi audiens generasi Z yang belum tentu mengenal McAvoy sebagai Xavier.


