PDIP Buka Suara Soal Pemecatan Achmad Hidayat, Tegaskan Pelanggaran Disiplin Berat

Politik
Budi SantosoBudi Santoso
Sumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

PDIP Buka Suara Soal Pemecatan Achmad Hidayat, Tegaskan Pelanggaran Disiplin Berat
BAGIKAN:

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP resmi memberhentikan Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya Achmad Hidayat melalui Surat Keputusan Nomor 105/KPTS/DPP/IX/2026. Langkah tegas ini diambil menyusul indikasi kuat pelanggaran berat terhadap etika dan disiplin partai, yang diduga turut menyentuh ranah perdata hingga pidana.

Keputusan pemecatan tersebut memantik spekulasi lantaran bertepatan dengan aksi manuver Achmad yang bertandang ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah. Namun, pimpinan partai berlambang banteng tersebut membantah narasi bahwa gestur politik itu menjadi alasan tunggal pemberhentiannya.

Dugaan Pelanggaran Etik dan Implikasi Hukum

Ketua DPD PDIP Jawa Timur sekaligus Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menegaskan bahwa pencopotan Achmad murni dipicu akumulasi pelanggaran internal yang tergolong fatal. Menurutnya, partai memilih tidak merinci seluruh tuduhan tersebut ke publik demi menjaga etika organisasi.

Said menyebut tindakan eks pengurus DPC Surabaya itu mencakup penyalahgunaan wewenang serta aksi intimidasi terhadap jajaran pengurus partai. Lebih jauh, ia menyinggung adanya dugaan keterlibatan dalam persoalan perdata maupun pidana.

"Ada perdata, ada pidana. Silakan kepada berbagai pihak yang menjadi korban dari Achmad Hidayat untuk menuntut ke aparat penegak hukum," tegas Said saat memberikan keterangan di kompleks parlemen, Jakarta.

Sikap Tegas Komando Partai dan Respons Eks Kader

Juru Bicara DPP PDIP Aryo Seno Bagaskoro menyampaikan bahwa penegakan disiplin organisasi merupakan harga mati. Pembangkangan terhadap aturan internal maupun konstitusi berkonsekuensi logis pada pemecatan tanpa toleransi.

Dengan terbitnya SK pemecatan yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto tertanggal 4 September 2026, PDIP menyatakan resmi memutus hubungan organisasi dengan Achmad. Seluruh mesin partai diinstruksikan untuk kembali berfokus pada kerja kerakyatan dan mitigasi risiko bencana di lapangan.

Di sisi lain, Achmad Hidayat mengaku menerima keputusan pemberhentian tersebut meski menduga ada kaitannya dengan kunjungan ke Solo. Ia menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang pernah diberikan partai selama mengawal pemenangan agenda politik di wilayah Jawa Timur.

Pertanyaan Terkait

Mengapa Achmad Hidayat dipecat dari PDIP?
PDIP menegaskan pemecatan didasari akumulasi pelanggaran etika, penyalahgunaan wewenang, intimidasi internal, serta dugaan keterlibatan dalam kasus perdata dan pidana.

Apakah pemecatan ini murni karena kunjungan ke kediaman Jokowi?
Pimpinan PDIP membantah hal tersebut dan menyatakan bahwa kunjungan ke Solo bukan alasan utama, melainkan adanya pelanggaran disiplin berat yang sudah dilakukan sebelumnya.

Meow! Tanya Nesi!
😸